Jakarta — Kementerian Sosial mengirim bantuan darurat untuk warga korban kebakaran Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kebakaran melanda kawasan permukiman adat itu pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bantuan tersebut merupakan respons awal pemerintah untuk memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Bantuan telah disalurkan dan saat ini kami melalui Direktorat PSKB menunggu hasil asesmen dari Dinas Sosial setempat untuk usulan perbaikan rumah,” kata Gus Ipul, Ahad, 23 Agustus 2026.
Bantuan yang dikirim antara lain 320 paket sembako, 180 paket family kit, 184 kasur, 233 tenda gulung, dan dua tenda serbaguna.
Kemensos masih menunggu hasil asesmen pemerintah daerah untuk menentukan kebutuhan lanjutan, termasuk bantuan perbaikan rumah warga. Pemerintah memastikan penanganan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat.
Kebakaran menyebabkan sejumlah bangunan di kawasan Kampung Adat Sade terdampak. Warga yang kehilangan tempat tinggal sementara mengungsi di rumah kerabat dan sejumlah lokasi yang dijadikan posko.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun penyebab kebakaran masih diselidiki aparat kepolisian.
Tim gabungan Polda Nusa Tenggara Barat dan Polres Lombok Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari sumber api dan memastikan penyebab kebakaran.
Kampung Adat Sade merupakan salah satu kawasan budaya masyarakat Sasak yang juga menjadi tujuan wisata di Lombok Tengah. Kebakaran di kawasan tersebut tak hanya menyisakan persoalan tempat tinggal bagi warga, tetapi juga memunculkan kebutuhan untuk memulihkan kawasan adat yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
